Dunia Kampus

Berada di lingkungan di  kampus CWE   tak ubahnya  seperti kembali ke kampung halaman. Suasananya sepi dan  tenang,  lingkungannya yang  hijau  dan bersih, sangat  mengingatkan  kehidupan  pedesaan  yang  damai , penuh kehangatan.

Walaupun   kampus hijau CWE berada di kawasan perindustrian, tepatnya di  jalan Gapura, Rawa banteng, Cibuntu, Cibitung, namun  karena desain dan bangunannya tertata apik,  dengan ruang-ruang terbuka yang sangat memperhatikan estetika,  sehingga kesan   panas atau riuh rendah khas daerah industri nyaris tidak terasa.

Kampus CWE dibangun oleh  para donatur   industriawan kelapa sawit di atas tanah  seluas 2 ha. Di lahan tersebut dibangun 2 gedung kuliah yaitu gedung 1 (4 lantai) dan gedung 2 (9 lantai). Jumlah total kelas yang tersedia sebanyak 56 ruang kelas untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar, selain  fasilitas-fasilitas  lain, seperti:  kebun kelapa sawit seluas 3 ha dan 10 ha untuk latihan dan eksperimentasi kelapa sawit yang lokasinya tak jauh dari kampus, lalu  bengkel untuk melakukan praktik mekanik dan kelistrikan; laboratorium computer;  ruang untuk mengakses dan menjelajah beragam informasi dari penjuru dunia, perpustakaan, ruang klinik, dan bahkan fitness center.

Aktivitas mulai  terbangun sejak pukul 8.00 hingga sore hari. Mahasiswa yang pada umumnya adalah perantau dari berbagai kota di  Tanah Air banyak yang menghabiskan waktunya di kampus.  Barangkali karena  lokasi kampus  yang agak jauh dengan  lingkungan  penduduk sekitar, sehingga  mahasiswa memilih   berkegiatan  di dalam kampus,  mulai dari makan  di kantin yang  disediakan oleh  kampus, olahraga, hingga belajar di perpustakaan. Fasilitas  yang sangat memadai –termasuk  gazebo untuk kongkow-kongkow–  membuat mahasiswa   merasa  betah di sana.

Tidak jauh  dari lokasi  kampus, terdapat beberapa Sekolah Tinggi. Diantaranya Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Kampus BSI dan lain-lain. Ke depan, daerah ini diiperkirakan akan menjadi sebuah kota yang memiliki atmosfer akademik yang lengkap dan cukup komprehensif. Ini adalah sebuah nilai plus  Cibitung sebagai sebuah  “rumah belajar” bagi  ilmu-ilmu terapan.

Karena masih  berada di kawasan pinggiran, secara umum biaya hidup relatif lebih rendah dibanding Jakarta.  Namun yang masih dibutuhkan sekarang, fasilitas penunjang kebutuhan akademik seperti penyewaan buku, toko buku, dan rumah makan dengan harga yang relatif terjangkau dengan kantong mahasiswa.

Selamat datang di kampus hijau CWE!